Assalamualaikum…
Hi, how are you readers? Semoga kita semua tetap dalam
lindungan-Nya. Amin
Bagaimana shaum pada hari ke-20 ini? Semoga kita dapat
memanfaatkan moment ramadhan ini dengan sebaik-baiknya yaa.. amin J
Kali ini, aku mau membahas tentang Surat An-Naziat.
Berhubung aku lagi ngapalin surat ini. Doain ya semoga aku bisa hafal dan paham
akan surat ini ^^ amin.
An-Naziat ini termasuk surat makkiyah. Surat ke-79 juz 30
dalam al-quran dan terdiri dari 46 ayat.
An-naziat sendiri berarti “Malaikat-malaikat yang Mencabut”
Malaikat-malaikat disini dijelaskan memiliki beberapa peran
di muka bumi. Yaitu mencabut nyawa dan mengatur urusan dunia. Malaikat-malaikat
tersebut mencabut nyawa dengan keras dan mencabut nyawa dengan lembut. Kenapa
ada yang dengan keras dan dengan lembut? Allah membedakan pencabutan nyawa bagi
kaum kafir dan yang beriman. Untuk kaum kafir maka dicabutlah nyawanya oleh
para malaikat dengan keras dan sebaliknya bagi kaum yang muslimin dan beriman
dicabut nyawanya dengan lembut.
Orang-orang kafir bertanya :” Apakah kami sesungguhnya akan
benar-benar dikembalikan pada kehidupan semula (dibangkitkan)?”
Mereka tidak mempercayai hal itu, mereka berfikir tidak
masuk akal dan jika itu terjadi maka itu merupakan pengembalian yang merugikan.
Dan pengembalian itu hanya dengan satu kali tiupan saja.
Disini juga diceritakan kisah Firaun yang berdusta dan
mendurhakai Allah setelah Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
Lalu ia pun mendapat azab di dunia dan di akhirat. Dan sesungguhnya cerita
Firaun tersebut merupakan pelajaran bagi orang yang takut pada Allah.
Disini diceritakan pula kebesaran Allah swt, ia menciptakan
langit dan bumi, ia memancarkan mata air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya.
Dan dipancangkannya gunung-gunung.
Maka apabila tiba hari kiamat kelak, manusia akan teringat
akan apa yang telah dikerjakannya selama ini ketika di dunia. Bagi orang yang
melampaui batas dan mementingkan duniawi maka nerakalah tempatnya. Dan bagi
orang yang taku kepada kebesaran allah dan menahan hawa nafsunya maka surgalah
tempatnya.
Semoga kita semua dapat ditempatkan kelak kedalam surganya
Allah bersama para keluarga kita, para muslimin dan muslimat lainnya.. AMIN.